Sejarah Munculnya Durasi 2×45 Menit dalam Permainan Bola

Permainan bola telah menjadi salah satu olahraga paling populer di dunia. Dalam perkembangannya, aturan dan durasi permainan bola mengalami berbagai perubahan seiring waktu. Salah satu perubahan yang signifikan adalah pengenalan durasi permainan 2×45 menit. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi sejarah munculnya durasi 2×45 menit dalam permainan bola.

Asal Mula Durasi Permainan Bola

Pada awalnya, permainan bola tidak memiliki durasi waktu yang di tentukan. Pertandingan berlangsung hingga salah satu tim mencetak jumlah gol yang di sepakati sebelumnya. Namun, hal ini sering kali menyebabkan pertandingan berjalan terlalu lama dan kurang teratur.

Pada tahun 1863, Asosiasi Sepak Bola Inggris (The Football Association) di bentuk dan mulai mengatur aturan-aturan resmi dalam permainan bola. Salah satu aturan yang diperkenalkan adalah durasi permainan yang tetap. Pada awalnya, durasi permainan di tetapkan selama 90 menit.

Pengenalan Durasi Permainan Bola 2×45 Menit

Pada tahun 1897, International Football Association Board (IFAB) memutuskan untuk mengubah durasi permainan menjadi 2×45 menit. Keputusan ini di ambil setelah melalui diskusi dan pertimbangan yang matang. Durasi 2×45 menit di pilih karena di anggap lebih sesuai dengan kebutuhan bola.

Pengenalan durasi 2×45 menit ini memberikan beberapa keuntungan. Pertama, durasi yang lebih terbatas membuat pertandingan menjadi lebih teratur dan terstruktur. Kedua, durasi yang tetap memungkinkan adanya jeda istirahat di tengah pertandingan, yang dapat di manfaatkan untuk memberikan instruksi kepada pemain atau melakukan pergantian pemain.

Perubahan dan Penyesuaian Durasi

Meskipun durasi 2×45 menit telah menjadi standar dalam bola selama lebih dari satu abad, terdapat beberapa perubahan dan penyesuaian yang di lakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2004, IFAB memutuskan untuk memperkenalkan konsep waktu tambahan (additional time) atau sering di sebut injury time. Waktu tambahan ini di berikan untuk mengkompensasi waktu yang terbuang akibat cedera, pergantian pemain, atau waktu yang terbuang dalam situasi tertentu seperti saat bola keluar lapangan.

Selain itu, dalam beberapa kompetisi tertentu, seperti Piala Dunia FIFA, durasi perpanjangan waktu (extra time) di berlakukan jika pertandingan berakhir imbang setelah 90 menit. Durasi perpanjangan waktu biasanya adalah 2×15 menit, dan jika masih berakhir imbang, pertandingan akan di selesaikan melalui adu penalti.

Kesimpulan

Durasi permainan bola 2×45 menit telah menjadi standar dalam permainan ini selama lebih dari satu abad. Pengenalan durasi ini memberikan keuntungan dalam menjaga keberlangsungan permainan yang teratur dan terstruktur. Meskipun demikian, terdapat beberapa perubahan dan penyesuaian yang di lakukan dalam beberapa tahun terakhir, seperti pengenalan waktu tambahan dan perpanjangan waktu.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan dalam gaya bermain, aturan dan durasi bola mungkin akan terus mengalami perubahan di masa depan. Namun, durasi 2×45 menit tetap menjadi fondasi dalam permainan bola modern yang kita kenal saat ini.

Tinggalkan komentar